DAERAH  

MUHAMMAD ZULFAHRI TANJUNG SANGAT KECEWA KEPADA TEAM AUDIT INSPEKTORAT PADANG LAWAS UTARA TERKAIT TERJADI NYA DUGAAN PUNGLI ATAU PEMOTONGAN DANA BLT T.A/2022 OLEH KEPALA DESA BAHAP.

Paluta || Liputanpetang – Muhammad Zul fahri Tanjung Kecewa Terhadap Team Audit Inspektorat Padang Lawas Utara, Yang Dimana Dia Berserta Aliansi Mahasiswa Yang Telah Melaporkan Tindak Pidana Dugaan Pungli Oleh Kepala Desa Bahap,Kec Dolok,Kab Padang Lawas Utara.

Dimana Muhammad Zulfahri Tanjung Mengatakan Bahwa Tindakan Yang Dilakukan Oleh Kepala Desa Itu Tidak Dibenarkan Dimata Hukum.

Semestiya Seorang Kepala Desa Jangan Mencoba Melakukan Pungli Atau Pemotongan Dana BLT Yang seharusnya Peruntuan Dana Tersebut Diberikan Kepada Masyrakat, Kami Mengingatkan Kepada Seluruh Kepala Desa Yang Ada Di Kabupaten Padang Lawas Utara Jangan Coba Coba Melakukan Pungli Atau Korupsi Hak Masyarakat, Tanpa Terkecuali Seluruh Kepala Desa Seluruh Indonesia.

Saya Mengajak Kepada Seluruh Masyarakat,Mahasiswa Dan Lembaga Swadaya Masyarakat, Untuk Mengawal Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Atau Anggaran Dana Desa, Tidak Diungkiri Tanpa Pengawasan Kita Akan Terjadi Tindak Pidana Korupsi Anggaran Yang Dimana Peruntuan Nya Kepada Masyarakat Dan Kemajuan Desa Tersebut.

Laporan Dugaan Tindak Pungli Yang Dilakukan Kepala Desa Bahap,Sebesar Rp 26.000.000; Yang Dimana Setiap Penerima BLT Dipotong Rp 200.000 Pernerim Bantuan Tunai, Dan Dimana Kami Telah Memberikan Bukti Hasil Audit Inspetorat Padang Lawas Utara Dan Rekaman Vidieo Saat Terjadi Pemotongan Dana BLT T.A/2022 Di Desa Bahap Oleh Kepala Desa, Kami Akan Mendalami Dan Memanggil Pihak Inspetorat Padang Lawas Utara Dan Kepala Desa Bahap Sebagai Terlapor Untuk Mendapatkan Informasi Dan Keterangan Yang Akan Jadi Acuan Terjadi Tindak Pidana Pungli Tersebut.

Muhammad Zulfahri Tanjung Telah Menanti Etika Baik Kepala Desa Untuk Mengembalikan Kerugian Negara, Yang Kami Duga Tindak Pidana Pungli Yang Terjadi Di Desa Bahap,Kec Dolok, Kab Padang Lawas Utara, ”

Saat Mengonfirmasi Kejelasan Itu Saya Telah Menghubungi Dinas Inspektorat Padang Lawas Utara Melalui Sambungan WA, Pada Saat Mendapat Jawaban Dari Team Penindakan Inspektorat Padang Lawas Utara Penindakan Mengatakan Belum Mendapatkan Surat LHP Dari Team Audit, Sudah 2 Bulan Dari Surat Yang Dikeluarkan Dari Team Audit Yang Menemukan Bahwa Mantan Kepala Desa Bahap Benar Melakukan Tindak Pidana Korupsi Pemotongan Dana BLT Ta/2022,Tungkas Muhammad Zulfahri Tanjung’ Saat Diwawancarai Oleh Pihak Media LiputanPetang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *